Semarak Lomba Dayung di Sungai Sembung, Lurah Dedi Artanto Dorong Kebersamaan dan Potensi Wisata Sungai

Semarak Lomba Dayung di Sungai Sembung, Lurah Dedi Artanto Dorong Kebersamaan dan Potensi Wisata Sungai

TULUNGAGUNG — GayatriNews.com — Semangat kebersamaan dan olahraga masyarakat kembali terlihat dalam kegiatan lomba dayung yang berlangsung di kawasan Sungai Sembung, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung. Kegiatan tersebut menjadi salah satu momentum untuk memeriahkan suasana kemerdekaan sekaligus mempererat hubungan antarwarga.

Dalam foto kegiatan, Lurah Sembung Dedi Artanto, S.E. tampak menyerahkan trofi kepada salah satu peserta atau tim yang berhasil meraih prestasi dalam perlombaan. Penyerahan trofi berlangsung dalam suasana penuh kegembiraan dan kekeluargaan di tepi sungai.
Kegiatan lomba dayung mendapat perhatian masyarakat karena tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun kekompakan warga. Olahraga tradisional di atas sungai tersebut sekaligus menunjukkan bahwa keberadaan sungai dapat dimanfaatkan untuk kegiatan positif yang melibatkan masyarakat secara luas.

Dedi Artanto selaku Lurah Sembung memberikan apresiasi terhadap antusiasme masyarakat yang ikut menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan olahraga dan perlombaan masyarakat dapat menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi serta menumbuhkan semangat gotong royong.
“Yang terpenting dari kegiatan seperti ini adalah kebersamaan. Selain berolahraga dan berkompetisi, masyarakat dapat saling bersilaturahmi dan menjaga kekompakan,” demikian semangat yang tercermin dalam kegiatan tersebut.

Lomba dayung juga memiliki potensi lebih luas. Dengan pengelolaan yang baik, kegiatan olahraga sungai dapat dikembangkan menjadi agenda rutin sekaligus bagian dari upaya memperkenalkan potensi kawasan sungai di wilayah Sembung.
Sebelumnya, pada 25 Agustus 2026, lomba balap perahu dayung juga digelar di Sungai Ngrowo, Tulungagung, dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut diikuti puluhan tim dan menggunakan perahu yang dipinjam dari Kelurahan Sembung. Panitia berharap lomba dayung tradisional dapat terus digelar secara rutin.

Kegiatan di kawasan sungai ini diharapkan tidak berhenti sebagai ajang perlombaan semata. Semangat masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai, mengembangkan olahraga tradisional, serta menciptakan kegiatan wisata berbasis sungai dapat menjadi langkah positif bagi pengembangan potensi lokal.

Dengan dukungan pemerintah kelurahan dan partisipasi masyarakat, Sungai Sembung diharapkan semakin dikenal sebagai ruang publik yang produktif, sehat, dan mampu memperkuat semangat kebersamaan warga Tulungagung. (Reed)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama