Gayatrinews.com-Tulungagung,– Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Rejotangan, Tulungagung, melakukan pemantauan intensif di sejumlah lokasi setelah kegiatan flushing atau penggelontoran air Sungai Brantas, Selasa (19/5/2026). Langkah itu dilakukan untuk menjaga keamanan wilayah sekaligus mengantisipasi risiko di sekitar aliran sungai.
Kegiatan patroli melibatkan petugas pengawas bersama anggota jaga dengan menyasar area bantaran sungai, stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), kawasan pertokoan hingga perbankan di Kecamatan Rejotangan.
Kapolsek Rejotangan AKP Kasianto menuturkan, pengawasan difokuskan pada titik-titik yang dinilai rawan gangguan keamanan maupun kecelakaan warga pasca flushing.
Menurutnya, aktivitas masyarakat di sekitar Sungai Brantas meningkat setelah debit air digelontorkan karena banyak warga berburu ikan yang muncul ke permukaan.
“Personel kami memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak terlalu dekat dengan arus sungai dan selalu mengutamakan keselamatan,” ujar Kasianto.
Selain menyisir bantaran sungai, petugas juga melakukan patroli dialogis di kawasan objek vital guna mencegah aksi kriminalitas seperti pencurian maupun gangguan kamtibmas lainnya.
Polisi berharap kehadiran anggota di lapangan dapat menciptakan situasi yang tetap aman sekaligus membuat masyarakat merasa lebih tenang saat beraktivitas
(Reed)
Posting Komentar