Ribuan warga tampak antusias mengantre untuk menerima bingkisan yang dibagikan oleh panitia. Bantuan tersebut berisi berbagai kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, roti, dan sejumlah bahan pangan lainnya. Nilai setiap paket bingkisan diperkirakan mencapai sekitar Rp100 ribu.
Salah satu penerima bantuan, Lilik Suryani (59), warga Kelurahan Jepun, mengaku bersyukur bisa mendapatkan bingkisan tersebut. Ia mengatakan bahwa dirinya datang karena mendapat undangan dari jemaat gereja untuk menerima bantuan.
“Saya datang ke sini karena mendapat undangan dari jemaat gereja untuk menerima bingkisan Lebaran. Tahun lalu saya juga dapat bingkisan. Tentu sangat membantu,” ujarnya, Rabu (12/3/2026).
Sementara itu, Ketua Panitia GEMPITA Tulungagung, Ramlan Sinaga, menjelaskan bahwa kegiatan sosial yang digelar oleh GBI Rock Tulungagung tersebut telah dilaksanakan sebanyak 15 kali. Program ini menyasar masyarakat pra sejahtera yang akan merayakan Hari Raya Idul Fitri.
Menurutnya, dalam menentukan penerima bantuan, pihak panitia juga bekerja sama dengan pemerintah kelurahan setempat agar bantuan dapat tepat sasaran.
“Tahun 2025 lalu kami membagikan 2.000 bingkisan di 15 kelurahan. Sedangkan pada tahun 2026 ini jumlahnya kami tambah menjadi 2.200 bingkisan yang dibagikan di 17 kelurahan di Tulungagung,” jelasnya.
Melalui kegiatan GEMPITA ini, GBI Rock Tulungagung berharap dapat berbagi kebahagiaan sekaligus mempererat kebersamaan antar masyarakat menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 2026. Kegiatan sosial ini juga menjadi bentuk nyata kepedulian lintas umat dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Posting Komentar