Gayatrinews.com - Trenggalek - Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan ke sejumlah wilayah di Jawa Timur, salah satunya Kabupaten Trenggalek. Di lokasi ini Wapres Gibran menerima 5 poin aspirasi dari warga masyarakat Trenggalek dan meneruskan aspirasi ini ke Setwapres untuk tindak lanjut penanganannya.
Aspirasi pertama terkait dengan pembangunan bendungan yang tentunya sangat berdampak terhadap pemenuhan swa sembada pangan dan ketahanan pangan. Namun menurut Puryono, Kades Karangturi, Kecamatan Munjungan, dampak pembangunan Bendungan Tugu yang telah selesai pembangunannya bebeberapa tahun lalu itu belum terasa karena belum adanya aliran-aliran tersier yang berfungsi menciptakan lahan pertanian baru atau memperluas aliran sungai ini.
Aspirasi selanjutnya terkait dengan masih adanya ruas jalan Jalur Lintas Selatan (sekitar 42 km) yang belum terselesaikan di Trenggalek. Padahal jalur ini sangat dinantikan oleh masyarakat di Trenggalek sebagai pengungkit perekonomian masyarakat. Di sisi Timur JLS sudah terbangun sampai dengan Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo. Sementara di sisi Barat pembangunan JLS masih berbatasan dengan Kabupaten Pacitan. Sedangkan ruas JLS yang belum terbangun menyisakan Watulimo - Munjungan, Munjungan Panggul.
Aspirasi ketiga mengenai permintaan penambahan program anggaran ke Desa mengingat alokasi anggaran desa saat ini sebagian difokuskan kepada kegiatan program prioritas Presiden Prabowo. "Mohon adanya penambahan program anggaran ke Desa mengingat semangat pembangunan Nasional berawal dari desa," menurut Puryono di sela penyambutan kunjungan Wapres Gibran, Rabu (30/4) di Bendungan Bagong Trenggalek.
Kemudian untuk aspirasi ke-4, Puryono meminta untuk percepatan proses pembebasan lahan masyarakat dan juga lahan perhutani yang digunakan untuk pembangunan Bendungan Bagong. Mengingat pembangunan bendungan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat di Kabupaten Trenggalek. Terakhir Puryono mengeluhkan terkait penonaktifan BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) besar-besaran oleh pemerintah pusat, karena ini dampaknya sangat dirasakan oleh masyarakat. "Mohon Pak Gibran tindak lanjutnya segera," pungkas Puryono.
Menanggapi aspirasi ini Wapres Gibran mengatakan, "terima kasih atas masukannya, saya tadi di Pacitan juga bertemu dengan teman-teman kepala desa. Saya di kantor juga sering menerima beberapa kepala desa melalui sosmed atau yang bersurat juga ada. Banyak yang memberikan masukan-masukan dan evaluasi terkait program-program yang sekarang. Sekali lagi terima kasih telah mendukung program prioritas dan program strategis Bapak Presiden," kata wapres RI itu.
Terkait keluahan-keluhan, sambung Wapres Gibran "KIS PBI, Bendungan Tugu. Terus ada beberapa ruas jalan sekitar 42 kilo tadi yang belum tersambung nanti akan kita segera tindak lanjuti. Termasuk juga masalah yang ada di sini terkait dengan pembebasan lahan, nanti akan kita segera carikan solusi terbaiknya," tandas Wapres Gibran.
Di Trenggalek, Wapres Gibran melakukan peninjauan pembangunan Bendungan Bagong sekaligus melihat progres pembangunannya. Ikut mendampingi kunjungan Wakil Presiden ini, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur ArÃfin, Wagub Jatim, Emil Elestianto Dardak, Forkopimda dan beberapa pejabat terkait. (Widjaya)
Posting Komentar